Okay aku akan ceritakan kegiataanku selama 5 hari kemarin. . .
*skip* kelupaan kalo mau cerita tentang penyakitku-_-
Jadi gejalanya dari Jumat istirahat kedua, aku kebelet BAB saat latihan paduan suara di multimedia. Positif. Mencret. Kayaknya aku beneran kecapekan, yaudah langsung jajan ke kantin dan yang aku pilih bukan nasi tapi makanan ringan yang tak sehat, oke itu bodoh. Jelas aku tidak kenyang, pola makananku yang tidak seimbang buat aku lebih jatuh sehingga aku merasa dingin ya sedikit demam, thankyou Aulia udah mau pinjemi sweater. Hari itu aku kelupaan bawa jaket. Pulangnya benar aku demam, nelan makanan susah untung nenek buatin bubur jadi langsung telen. Aktivitasku waktu itu adalah menonton Sherlock Holmes, aku harus *whut? harus?* menyelesaikan 2 episod. Setelah selesai menonton, tak sengaja kulihat tanganku yang dulunya ada merah-merah kini berubah menjadi bintil-bintil merah berisi air. Reaksi pertamaku, biasa. NO! TIDAK BIASA! Kok bisa tambah separah ini?? Dengan
Sabtu, 18 April 2015
Sekitar pukul 10.07 kakiku sudah menginjakan keramik dengan nuansa putih dan banyak orang memakai tudung kepala (baca: suster). Herannya Ibuku tanya satpam (ya mungkin procedurnya harus gitu). Alhasil pendaftaran di tutup. Karna sudah terlanjur ke rumah sakit lebih tepatnya di khusus spesialisnya tidak mungkin balik,
POSITIF. (again)
c a c a r a i r
dan dikasih obat 70 tablet dengan procedur minum 5x sehari 2 tablet. "Inget boleh mandi, minum air hangat yang banyak dan jangan bosen-bosen minum obat"
WHUT??? Okay jalani.
(penampakan obat)
Hari Minggu aku jelas tak bergereja rasanya sedih banget, gak ketemu Tuhan di hari Sabat. Tentulah aku saat teduh, kondisi badan yang tidak mendukung untuk melakukan ini dan itu membuat stress ditambah tak bisa kemana-mana. Mungkin aku masih enak ya ada kipas angin gak bayangin kalo rasul Yohanes di Patmos. Sedikit menjadi alay, no lebay gak sedikit. Gambaran Patmos tempat Wasteland (pulau pembuangan (secara bahas Inggris)) dengan model padang gurun. Nah, penjara disana ada. Meninggal dengan cara paling normal tapi kasihan karna di asingkan ya emper dikit sih (aku bilang "sedikit") karna gak bisa bersentuhan sama keluarga, peralatan makan minum dan baju tidak boleh dicampur. Tidur sendiri *oke udah dari tahun berapa tidur sendiri? 2013* sempet ditawari diatas karna ada AC, ku tolaklah mana mungkin aku tega nulari orang tua *ihhyy bijak* makanya mengapa aku merasa like at Patmos. gatel-gatel yang bener-bener aku rasakan, tangan kanan-punggung-dada ya yang lainnya tak begitu. Kalau Yohanes membuat wahyu dan disampaikan pada orang-orang, perkerjaanku ngerjakan tugas sekolah yang belum kelar, baca buku dan nulis blog.
(kayak orang sakit ya)
Bersyukur dan bersukacita.
Harapan terakhir yang aku dapat:)


0 komentar:
Posting Komentar