Minggu, 16 Oktober 2016

THANKS FOR PRESENT


Selamat bertambahnya usia Y-1 sudah menginjak kepala 2. Astaga, sungguh tak menyangka secepat itu. Bedanya kali ini emang tidak seperti usia tahun lalu #iyalah. Karena semakin tua, harapannya lebih gak muluk-muluk, bukan pesimis tapi mau gapai yang dekat-dekat dulu (tetap ada harapan yang dijangkau kelak di masa depan). Mengucap syukur pertama sama Tuhan Yesus karena sudah beri kesempatan untuk hidup dan mau lebih memakai waktu yang ada. Sebenernya H-2 sebelum ulang tahun itu sempet lupa kalau mau bertambah umur. Jadi waktu mandi tanggal 14/10 itu Ibuku tanya "mau kado apa dek?" Jujur ya itu aku mikirnya lama.. Dan langsung sadar kalau ini tanggal pertengahan Oktober. Spontan langsung jawab "belum kepikiran, masih bisa beli kapan-kapan" Nah kenapa aku kok jawab gini, soalnya kalau minta tas bisa nantilah atau benda-benda yang dipake di tubuh.

Tanggal 15/10 malam Enik (teman SD-ku) sudah mengucapkan dulu, ya aku jawab kalau hari itu bukan ulang tahunku. Heran, seringkali teman-teman pada lupa, duh kasihannya hahaha. Akhirnya aku melupakan lagi kalau besok mau ulang tahun, karena setelah merayakan ulang tahun P3KS ke-18 tahun (bidang 3 bertanggung jawab untuk merealisasi this program) aku harus cepat-cepat upload foto on Instagram yang sudah ketunda lama Deadline-nya. Lalu ada nomor yang tak dikenal menelepon saya, kira-kira pukul 00.12 dini hari dan tidak kujawab karena takut. Siapa coba yang telfon malam-malam? Dengan memberanikan diri sms tanya siapa ini? Ternyata mbak Geraldyne toh, dia menjadi pengucap pertama. Padahal sudah sibuk gitu masih inget aja hihi (soalnya dia bales 2 sms langsung pamit mau tidur). Btw, THANKS!


Perkiraan pukul 05.00 pagi, kedua orang tua datang ke kamar dan langsung meluk Author. Antara setengah sadar dan tidak. Tapi akhirnya sadar karena dikasih kado berbentuk persegi panjang #anakdurhaka bingungnya tumben kok dibungkus (juarang, tapi pernah dan sudah beberapa tahun yang lalu) dan kecil. Tanpa basa-basi langsung aku bu.. belum! bangun dan Bapak berdoa buat anaknya. Mereka ternyata sengaja gak ngucapin tengah malam karena mau pelayanan di Krian. Tapi cukup pagi untuk membangunkan orang sepertiku yang seharusnya bangkong karena weekend #gampar.
Setelah selese berdoa, mereka siap-siap untuk berangkat. Rencana awal mau buka waktu mereka sudah berangkat / aku bangun untuk kedua kalinya (jadi niatnya mau tidur lagi) terus setelah dipikir-pikir lagi penasaran juga nih sama kado satu ini. CEKREK Author foto dulu, sayangnya pita yang awalnya ditaruh di kado itu gak ada karena Mamake nempelkan bukan doubletip tapi pake jarum pentul kecil. Tanpa basa-basi kado terbuka dengan cukup rapi, karena mereka bungkus gak pake selotip tapi lakban bening #duar.

Terharu.

Author gak kepikiran kalau Bapak sama Ibu bakalan ngado beginian. Selama ini Author mikirnya mereka bakalan kasih hal-hal yang "mainstream" seperti yang biasa mereka belikan buat anaknya (terkhusus Author). Jadi kali ini bener-bener gak ekspetasi apa-apa soal kado ini. Bapak sempet bilang "Ya ini kado, biarlah selayaknya kado" aku gak inget persisnya "Kalau ketebak berarti kamu hebat" ini waktu aku nggoyangkan kadonya. Aku mikirnya gantung kunci dan ngapz belikan aku kado gak penting, karena bunyi ting ting gitu. Sebenernya mungkin bagi teman-teman biasa dan gak bermakna, tapi bagi Author pribadi ini benar-benar suatu peristiwa "langka" yang tahun depan belum tentu seperti ini. Bahkan aku gak pantes nerima kado ini karena merasa gak ngerjakan banyak hal. Bapak bilang "kamu kan sering presentasi" waktu selesai makan-makan di Grand City Mall, Surabaya. Ternyata pribadi yang selama ini aku pikir tidak begitu peduli ternyata aku bisa melihat dia memperhatikan dari jauh. Ya ide kado itu jelas dari Bapak, I can guess that dari awal buka kado. Thanks for Mommy yang sudah nulisin surat dan bungkusin! hehe


Sengaja di tanggal ganteng ini 16-10-2016 berniat tidak banyak bertemu orang. Sebenernya sempet ketemu orang-orang belum aku kenal, yaitu member ADDHAMEDA yang baru. Tapi tetep aja belum bisa langsung akrab sama mereka, memang semua perlu waktu... *hening* jadi emang sudah niat mau ikut latihan Minggu ini dan gak ada ekspetasi apa-apa. Terus yang membuat curiga adalah dua orang itu punya alasannya yang aneh untuk turun (ruangan latihan berada di lt.2) dan tratata mereka membawa 4 balon foil bertulisan B O R N dengan dua muffin rasa keju. Jadi jatuhnya terkesan tidak SUPRISE! Tapi buat aku pribadi effort mereka mau rayakan kecil-kecilan itu berkesan. Meski gak ada lilin tetep aja Author mau niup sebagai simbolis, harapannya lebih banyak ke SG waktu "make a wish" semoga kita bersahabat untuk selamanya!
Thanks Dinda & Hanako! 3 orang yang lain juga thankyou Mela, Adjeng dan Hilda.


Setiap tahun Tuhan bakalan kasih hal-hal yang diluar ekspetasi kita. Bukan hanya radius tahun tetapi setiap hari kita bakalan dapat kejutan dari Tuhan. Semuanya itu pasti mendatangkan kebaikan bagi setiap orang yang berpengharapan padaNya. Mulai ambil komitmen lagi dan menghidupinya dengan kesungguhan hati. Jangan main-main lakukan dengan benar! Mottonya tetap dalam ketulusan setiap perbuatan yang saya lakukan. Untuk motto tahun ini yaitung fighting each other mungkin sudah sedikit pudar makna aslinya, tapi satu yang saya yakini siap sedia segala apa yang nanti dihadapi. Soli Deo Gloria.

0 komentar:

Posting Komentar